06/07/2009 10:33:35

Rekomendasi Workshop Digitalisasi Naskah dan Pengembangan Portal Naskah Nusantara

 

Rekomendasi Workshop

 

Digitalisasi Naskah

dan Pengembangan Portal Naskah Nusantara

 

dalam rangka Pengembangan SDM Pengelola Khazanah Keagamaan

 

Puslitbang Lektur Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat, Depag RI

Bekerja sama dengan

Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa)

Solo, 24-27 Juni 2009

 

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum wr. wb.

 

Bapak/Ibu, dan Sdr. yang kami hormati,

 

Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya, atas nama seluruh peserta Workshop, menyampaikan beberapa hal penting berkaitan dengan hasil Workshop Digitalisasi Naskah dan Pengembangan Portal Naskah Nusantara, yang diselenggarakan oleh Puslitbang Lektur Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat, Departemen Agama RI, bekerja sama dengan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (MANASSA) di Kota Solo.

 

Syukur alhamdulillah, berkat perkenan Allah Yang Mahakuasa, dan atas usaha serta kerja keras semua komponen panitia, sejak tanggal 24 hingga 27 Juni 2009, kita telah berhasil menyelenggarakan Workshop ini dengan sangat baik. Hal ini jelas terwujud berkat kerja sama yang baik dari berbagai pihak, dan khususnya atas dukungan dari Manassa, baik Pengurus Pusatnya maupun Manassa Cabang Solo.

Dalam catatan dan pengamatan kami, Workshop ini terbukti telah membuka mata kita bahwa ternyata masih banyak  pihak yang memiliki kepedulian yang sama berkaitan dengan pemeliharaan, pelestarian, penelitian, dan pemanfaatan naskah-naskah Nusantara. Hal ini tidak saja terlihat dari banyaknya anggota masyarakat yang mengajukan diri untuk menjadi peserta Workshop, meski terpaksa tidak dapat dipenuhi, tetapi juga terlihat dari begitu antusiasnya para peserta Workshop dalam mengikuti semua rangkaian acara, terutama sesi praktik digitalisasi dan pembuatan portal naskah Nusantara.

Lebih dari itu, kami bahkan menerima sejumlah laporan langsung dari peserta bahwa sebagian mereka sudah memiliki rencana untuk mempraktekkan pengetahuan yang diperolehnya dalam Workshop ini untuk mendigitalisasi khazanah naskah Nusantara di tempatnya masing-masing.

Hadirin yang berbahagia...

Sebagai hasil dari perhelatan Workshop ini, kami telah merumuskan sejumlah catatan dan rekomendasi yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh berbagai pihak nanti. Butir-butir catatan dan rekomendasi ini dirumuskan berdasarkan berbagai informasi serta masukan selama berlangsungnya Workshop, baik dari narasumber, pemakalah, fasilitator, peserta dan undangan, maupun atas hasil pengamatan dari berbagai diskusi yang berkembang selama kegiatan. Beberapa catatan tersebut adalah:

a.    Hingga saat ini, naskah-naskah kuno tulisan tangan (manuscripts) Nusantara terbukti masih banyak yang tercecer di tangan masyarakat di berbagai daerah, selain yang sudah tersimpan di museum dan lembaga-lembaga. Umumnya, naskah-naskah tersebut tersimpan dalam kondisi yang sangat rentan dan terancam dari kepunahan;

b.    Peserta Workshop sepakat bahwa sikap peduli yang diwujudkan dalam bentuk pemeliharaan, pelestarian, penelitian, dan pemanfaatan naskah-naskah Nusantara merupakan tindakan yang perlu segera disosialisasikan dan dilakukan, jika kita ingin agar naskah-naskah kuno yang merupakan benda cagar budaya tersebut tidak musnah atau hilang berpindah ke negeri orang;

c.    Di antara cara untuk menyelamatkan naskah-naskah kuno tersebut adalah melalui pembuatan teks-teks digital dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang semakin hari semakin canggih. Tidak ada pilihan bagi kita selain harus menyesuaikan kepedulian kita terhadap khazanah yang patut kita banggakan ini dengan perkembangan teknologi digital tersebut. Hingga saat ini, beberapa aktivitas berkaitan dengan digitalisasi naskah kuno tersebut memang telah dilakukan, meski sayangnya belum terkordinasi dengan baik;

d.  Peserta Workshop juga meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa masyarakat akademik khususnya akan memperoleh keuntungan melalui upaya digitalisasi naskah-naskah kuno tersebut, karena sifat teks digital yang mudah dibuat, mudah dibaca, dan mudah dimanfaatkan oleh siapa saja, meski tentu saja dengan catatan bahwa hasil digitalisasi tersebut tidak hanya kemudian disimpan di rak-rak museum atau perpustakaan saja, melainkan mengusahakannya untuk diproses dalam sebuah portal naskah Nusantara yang dapat diakses oleh semua pihak, baik di dalam maupun di luar Negeri;

e.    Satu hal yang sangat menggembirakan juga adalah munculnya kesadaran bahwa upaya apapun berkaitan dengan akses terhadap naskah-naskah tersebut seyogyanya tidak disertai dengan sikap eksploitatif terhadap para pemilik naskah sendiri, yang notabene umumnya merupakan wong cilik yang juga membutuhkan perhatian dan bantuan.

f.     Satu hal yang masing disayangkan adalah bahwa niat baik kita untuk menyelamatkan warisan budaya bangsa yang berupa naskah-naskah kuno ini masih sering terbentur masalah dana, dan masih bergantung pada kepedulian dan bantuan dari pihak-pihak asing saja;

g.    Terlepas dari itu, Forum Workshop ini tampaknya memang sepakat bahwa upaya pemeliharaan, pelestarian, penelitian, dan pemanfaatan naskah-naskah Nusantara memang tidak mungkin dilakukan sendirian, melainkan harus dilaksanakan dalam sebuah pola kerja sama antar berbagai pihak atas landasan sikap saling percaya satu sama lain.

Hadirin sekalian,

Berangkat dari butir-butir penting yang berkembang selama Workshop di Kota Solo di atas, dan dengan pertimbangan agar wacana yang sudah digulirkan tidak hanya menjadi sebatas wacana, maka Forum Workshop telah merumuskan sejumlah rekomendasi, yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait. Butir-butir rekomendasi itu adalah sebagai berikut:

  1. Perlu dibuat semacam "payung bersama" yang dapat menjadi pusat informasi berbagai kegiatan pernaskahan di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya kegiatan digitalisasi naskah-naskah Nusantara;
  2. Perlu adanya political will dari pihak-pihak terkait, khususnya institusi-institusi Pemerintah, untuk mendukung berbagai rencana-rencana program pemeliharaan, pelestarian, penelitian, dan pemanfaatan naskah-naskah Nusantara tersebut.
  3. Dalam hal ini, Forum Workshop memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Puslitbang Lektur Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama, yang telah mengeluarkan kebijakan serta memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pernaskahan tersebut, khususnya naskah-naskah keagamaan Nusantara. Kami semua berharap agar Puslitbang Lektur Keagamaan khususnya, dan instansi-instansi Pemerintah lain pada umumnya, terus memberikan dukungannya di masa datang;
  4. Forum Workshop juga merekomendasikan agar masyarakat pencinta naskah terus mnerus menggali potensi sendiri yang mungkin dapat dikembangkan, sehingga pada saatnya semua kegiatan yang berkaitan dengan pemeliharaan, pelestarian, dan penelitian naskah-naskah Nusantara bisa dilakukan secara mandiri;
  5. Khusus berkaitan dengan kegiatan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Forum Workshop juga memberikan dukungan penuh agar organisasi ini dapat merealisasikan pengembangan Portal Naskah Nusantara, sehingga akses untuk membaca serta memanfaatkan kandungan ilmu pengetahuan yang terdapat dalam naskah-naskah Nusantara tersebut semakin terbuka lebar.

Demikianlah beberapa catatan penting dan rekomendasi yang dapat kami rumuskan selama penyelenggaraan Workshop ini, semoga ke depan kita dapat bekerja sama kembali untuk menindak lanjuti catatan dan rekomendasi tersebut.

Wassalamu'alaikum wr wb.

Solo, 26 Juni 2009

Atas nama Forum Workshop