Berita Terbaru
21/01/2010 14:22:41 Pelatihan Digitalisasi Naskah Nusantara Sebagai upaya merespon perkembangan tersebut, Islamic Manuscript Unit (ILMU) PPIM UIN Jakarta, bekerja sama dengan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) mengadakan pelatihan intensif, meski masih terbatas, digitalisasi naskah-naskah Nusantara.
04/01/2010 9:53:09 Call for applications Brill fellowship 2010 Untuk tahun 2010 sudah dibuka lagi kesempatan bagi peneliti untuk mengirimkan proposal mereka. Salah satu syarat yang penting adalah: naskah-naskah yang akan diteliti tersimpan di Universiteitsbibliotheek Leiden.
Artikel Terbaru
30/12/2009 9:37:50 Digitalisasi Naskah Indonesia Ketika dunia pernaskahan semakin "akrab" dengan teknologi digital, kalangan pemerhati dan peminat naskah Nusantara pun semakin beragam, tidak saja mereka yang memiliki latar belakang keilmuan filologi, sastra, atau sejarah, seperti terjadi sebelumnya, melainkan juga mereka yang awalnya sama sekali tidak menaruh perhatian terhadap dunia pernaskahan, tetapi kemudian mulai berkenalan karena memiliki minat dalam mengikuti berbagai trend digital. Ini adalah sebuah perkembangan yang positif karena berarti semakin memperkenalkan khazanah naskah kepada khalayak yang lebih luas.
27/08/2009 12:24:47 Ulah Malaysia dan Ketidakpedulian Kita Masyarakat kita sering "tidak kuat iman" melihat gepokan ratus juta rupiah untuk ditukar dengan naskah-naskah kuno miliknya. Namun, apa daya? Mereka dibiarkan oleh negara untuk merawat sendirian warisan nenek moyangnya itu, padahal perut mereka sering kelaparan. Giliran diusik, meradanglah kita ramairamai! Dalam hal ini, Malaysia jelas sangat ingin menjadi pusat bagi peradaban Melayu Islam di wilayah Asia Tenggara.
Kegiatan
28/04/2009 12:27:41 Agenda Manassa Tahun 2010 Berikut ini adalah agenda kegiatan Manassa di Tahun 2010:
05/03/2009 12:31:18 Kalender Manassa 2008-2009 Berikut adalah sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, dan secara resmi melibatkan Manassa sebagai organisasi:
Publikasi
28/01/2010 8:45:40 Ulasan Buku: Iluminasi dalam Surat-surat Melayu Abad ke-18 dan ke-19 Akhirnya, harus diakui, bahwa penelitian dan penerbitan buku ini merupakan sumbangan besar bagi kajian surat Nusantara. Ketelitian dan ketekunan luar biasa dalam membaca 50 surat dalam huruf Arab 'gundul' adalah ketekunan yang harus dipuji tinggi. Sesungguhnyalah, banyak kesulitan yang dihadapi membaca tulisan Jawi yang hampir-hampir tidak mempunyai petunjuk vokal. Namun kesulitan itu dilalui penulis dengan sukses. Buku ini, selanjutnya, akan memancing serangkaian penelitian lain, misalnya kaligrafi, paleografi, bahasa, sastra, diplomasi, politik, sejarah, dan lain-lain. Dan, tentu saja, buku atau hasil penelitian yang baik adalah buku yang menginspirasi banyak orang untuk melakukan penelitian lebih lanjut.[]
07/01/2010 8:41:21 Info Buku: "Syair Karam: Dahsyatnya Letusan Krakatau 1883" karya Suryadi Lebih dari sekadar untuk memperkenalkan salah satu teks karangan pribumi sendiri tentang letusan krakatau yang selama ini dilupakan orang, buku yang memuat transliterasi dan edisi kritis Syair Lampung Karam ini, juga dilengkapi dengan sebuah album visual yang menapaktilasi masa lampau Krakatau dalam rekaman gambar, sketsa, dan ilustrasi.
Arsip Media
28/12/2009 9:25:53 DR OMAN FATHURAHMAN: Nasib Manuskrip Islam Nusantara Memprihatinkan Naskah kuno (manuskrip) nusantara merupakan salah satu bagian dari identitas bangsa Indonesia. Oleh karena itu, jika kita tidak menyelamatkannya, bangsa ini akan kehilangan salah satu identitas budayanya sendiri. Hal itu disampaikan oleh Dr Oman Fathurahman (ketua umum Masyarakat Pernaskahan Nusantara [Manassa] dan peneliti di PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) kepada Ali Rido dari Republika.
15/10/2009 9:56:14 Sebanyak 23 Naskah Kuno Berhasil Diselamatkan dari Gempa "Kalau gedung kan bisa dibangun lagi. Tetapi kalau naskah kuno kan gak bisa dinilai dengan uang dan tidak mudah untuk didapatkan," ujarnya, didampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi dan Wakil Ketua Umum Fadli Zon.