Berita Terbaru
15/05/2012 17:22:12 Telah Terbit! Jurnal Manassa: MANUSKRIPTA Edisi Kedua Jurnal Manassa, yang sekarang berubah nama menjadi MANUSKRIPTA, edisi kedua telah terbit! Bagi anggota yang telah terdaftar, Anda berhak mendapatkan 1 eksemplar setiap terbitan Jurnal Manassa: MANUSKRIPTA. Jurnal dapat diambil di Sekretariat Manassa di Gedung VIII FIB UI Depok, atau di Gedung PPIM UIN Jakarta, atau dikirim ke alamat anda dengan menambah biaya kirim yang nominalnya akan ditentukan berdasarkan kota tujuan.
30/04/2012 12:04:29 Penutupan Penerimaan Abstrak Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara ke-14 Sehubungan dengan telah berakhirnya masa penerimaan abstrak untuk Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara ke-14 pada hari Jumat, 27 April 2012, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu yang sudah mendaftarkan diri baik sebagai pemakalah maupun peserta dalam Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara ke-14 ini. Abstrak yang sudah masuk akan diseleksi oleh tim akademik Manassa dan akan diumumkan hasilnya pada tanggal 25 Mei 2012.

Untuk informasi dan pendaftaran sebagai peserta Simposium Pernaskahan Nusantara ke-14, silakan kunjungi website Simposium Manassa ke-14 atau e-mail ke manassa@ymail.com.

Sampai bertemu pada bulan September 2012 di "Kota Gudeg" Yogyakarta!
Artikel Terbaru
08/05/2012 13:35:22 Banten dan Aceh: Kiblat Keilmuan Muslim Melayu Mindanao Menyimak lembar demi lembar manuskrip yang hampir seluruhnya berbahasa Melayu dan Arab tersebut, membawa saya pada satu asumsi bahwa hubungan keilmuan antara Muslim Mindanao dengan ulama-ulama Nusantara di Aceh dan Banten telah terjalin cukup kuat pada masa lalu. Salah satu manuskrip tasawuf berjudul Sayyid al-Ma'arif karangan ulama Mindanao, Syekh Ihsan al-Din, misalnya menyebutkan "...bahwasanya Syekh kita, Syekh Haji Abdullah ibn Abdul Qahhar al-Syattari al-Syafi'i Banten telah mengambil Tarekat al-Syattari jalan kepada Allah..." Seperti kita mafhum, Abdul Qahhar al-Bantani yang disebut sebagai ‘Syekh kita" itu adalah mursyid Tarekat Syattariyah pada masa Sultan Zain al-Asyiqin, penguasa Kesultanan Banten abad ke-18.
14/01/2012 18:40:57 Gempa, Manuskrip, dan Pemilukada di Aceh Salah satu bagian dari manuskrip "Takwil Gempa" asal abad ke-19 Surau Lubuk Ipuh yang sudah dikaji oleh Zuriati dkk (2008), misalnya, menjelaskan bahwa, "…dan jika pada bulan Dzulqaidah…dan jika pada waktu duha, alamatnya bala (musibah) banyak akan datang ke dalam negeri itu…" Seperti kita ketahui, gempa dan tsunami di Aceh yang menewaskan hampir 200 ribu korban jiwa terjadi pada Ahad pagi waktu duha, 26 Desember 2004, atau 14 Dzulqaidah 1425 Hijriah.
Kegiatan
08/05/2012 10:11:24 Workshop Restorasi Naskah Kuno di Kraton Kacirebonan: Manassa-ISIF-Leipzig Pada tanggal 3-4 Mei 2012, Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) bekerja sama dengan Universitas Leipzig Jerman dan Pusat Studi Budaya dan Manuskrip (PSBM) Cirebon mengadakan aksi nyata pelestarian naskah kuno melalui "Workshop Restorasi Naskah Kuna di Cirebon", di Pendopo Kraton Kacirebonan Jl. Pulasaren kota Cirebon. PSBM merupakan salah satu pusat studi di bawah lembaga perguruan tinggi Islam, ISIF (Institut Studi Islam Fahmina) Cirebon.
20/02/2012 10:30:08 Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara ke-14 dan Munas Manassa
Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) akan mengadakan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XIV, yang akan berlangsung pada tanggal 11--13 September 2012 di Yogyakarta, dengan tema “Peran Istana dalam Tradisi Pernaskahan Nusantara”.

Panitia akan menerima dan menyeleksi makalah, sejauh berkaitan dengan tema-tema yang telah dirumuskan. Abstrak makalah dapat dikirimkan ke email Manassa: manassa@ymail.com dan sudah harus diterima paling lambat tanggal 27 April 2012. Semua abstrak yang masuk akan diseleksi oleh tim akademik Manassa dan akan diumumkan hasilnya pada 25 Mei 2012. Mereka yang diterima sebagai calon pemakalah diharapkan dapat mengirimkan makalah lengkapnya paling lambat 10 Agustus 2012.

Untuk informasi dan pendaftaran, silakan kunjungi: website Simposium Manassa ke-14
Publikasi
27/03/2011 21:35:14 A Provisional Catalogue of Southeast Asian Kitabs of Sophia University Katalog ini memuat 1.229 judul kitab, yang dihimpun dari berbagai wilayah di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina. Kategori kitab Fiqh dijumpai dalam jumlah terbanyak (20%), menyusul berikutnya Sufism and Ethics (17%), Language and Literature (17%), Theology (14%), Prayer and Primbon (8%), History, Tale, and Biography (7%), Quranic Science (4%), Hadith (4%), Quranic Exegesis (2%), Philosophy and Logic (1%), dan Hadith Science (1%).
27/03/2011 14:03:27 Filologi dan Islam Indonesia Buku yang baru terbit akhir Desember 2010 lalu ini cukup melegakan, setidaknya bagi mahasiswa yang berminat mengkaji naskah-naskah Nusantara. Dibanding dengan bidang ilmu sosial lain, penulisan buku-buku tentang teori dan metode penelitian filologi di Indonesia tergolong sangat jauh tertinggal, meski bukan tidak ada sama sekali. Padahal, filologi adalah salah satu cabang ilmu yang paling dibutuhkan untuk mengkaji khazanah naskah Nusantara yang jumlahnya termasuk kategori salah satu terbanyak di dunia.
Arsip Media
07/03/2011 10:16:29 PKPM Gelar Seminar Internasional Soal Manuskrip Aceh Pusat Kajian Pendidikan Masyarakat (PKPM) Aceh, Sabtu kemarin menggelar Seminar Internasional tentang Revitalisasi Manuskrip Aceh, di Aula Gedung Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh. Seminar yang bekerjasama dengan Tokyo University of Foreign Studies (TUFS), Masyarakat penaskahan Nusantara (Manassa), serta IAI Ar-Raniry itu menghadirkan pemateri antara lain, Prof Dr Aoyama Toru (Tokyo University of Foreign Studies), Dr Dick Vander Meij (Belanda), Prof Madya Dr Hajjah Salimah Hj Ahmad MA (University Kebangsaan Malaysia), Dr Oman Fathurrahman MA (Ketua Manassa) Jakarta, dan Dr Mujiburrahman M.Ag (PKPM Aceh).
21/10/2010 17:01:23 Manuskrip Melayu Lama Ditemukan di Mekah Wan Ali berhasil menemukan manuskrip Melayu lama, Makhtutat Ila Makkah (catatan-catatan menuju Mekah) ketika menunaikan umrah Maret. Penemuan itu sebagai kemenangan berganda karena sebelum ini banyak usaha untuk menemukan manuskrip Melayu lama di Mekah tidak membuahkan hasil.